Tari Bali Bali memang merupakan tujuan wisata terpopuler di Indonesia. Hal ini berkaitan pula dengan kebudayaan masyarakat bali yang masih...
![]() |
| Tari Bali |
Dalam posting kali ini kita akan mengenal beberapa informasi mengenai adat kebudayaan bali yang sampai saat ini masih sangat dipertahankan. Adat kebudayaan tersebut meliputi agama yang di anut mayoritas masyarakat bali, pemukiman, kesenian, dan lembaga kemasyarakatan yang ada di pulau dewata bali.
KEBUDAYAAN MASYARAKAT BALI
Kebudayaan Bali Dalam Keagamaan
Seperti yang kita ketahui bahwa mayoritas masyarakat bali menganut agama hindu yang memiliki 5 keyakinan atau disebut dengan Panca Cradha. 5 keyakinan tersebut meliputi widi cradha, atma cradha, karma phala cradha, punarbhawa cradha, dan moksa cradha. Berikut penjelasannya :
- Widi Cradha merupakan suatu keyakinan terhadap Tuhan YME atau dengan sebutan dalam agama hindu Sang Hyang Widi.
- Atma Cradha adalah keyakinan bahwa setiap makhluk memiliki jiwa atau atman.
- Karma Phala yaitu sebuah keyakinan bahwa setiap perbuatan manusia akan berbalas sesuai dengan perbuatannya.
- Punarbhawa Cradha merupakan sebuah keyakinan bahwa setiap kematian manusia akan mengalami reinkarnasi.
- Moksa Cradha adalah keyakinan dengan kebahagiaan yang abadi atau disebut moksa.
Dalam agama hindu ada 2 pemujaan yang masing-masing dilakukan di pura/ rumah ibadah yang berbeda. Pura untuk pemujaan Sang Hyang Widi atau Yadnya disebut dengan pura umum. Sedangkan untuk pemujaan roh leluhur disebut dengan pura genealogis. Masyarakat bali memiliki 5 macam upacara keagamaan atau Panca Yadnya yaitu :
- Upacara persembahan kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Upacara kebaktian kepada para Rsi dan Sulinggih
- Upacara proses kehidupan manusia dari mulai dalam kandungan hingga kematian
- Upacara persembahan kepada para leluhur
- Upacara pengorbanan kepada kekuatan-kekuatan yang dipercaya sebagai penyeimbang alam
Kebudayaan Bali Dalam Pola Permukiman
Pola permukiman dalam kebudayaan masyarakat bali memiliki 2 jenis yaitu :
- Pola Konsentris; Desa adat dalam pola ini membedakan bahwa desa adat merupakan titik sentral.
- Pola Menyebar; Dalam kesatuan wilayah kecil terbagi desa-desa didalamnya.
Bangunan dalam adat kebudayaan bali terbagi 3 macam, yaitu bangunan pura (tempat ibadah), bangunan umum, bangunan tempat tinggal yang berbeda-beda bentuk sesuai dengan pola hidup masyarakat bali yang majemuk.
